Sabtu, 06 Juni 2015

Sosok seorang wanita  yang sangat saya hormati ,kagumi, cintai, kasihi, dan sangat saya banggakan.ia lah pahlawan dalam hidup saya .. ia yang mencintai dan mengasihi anaknya dengan penuh rasa tulus ikhlas, kesabaran hati yang luar biasa , kehangatan  pelukannya  yang begitu nyaman , belaian kasih sayang yang setiap hari terasa dihidup saya .. lembut dan tegas nada bicaranya seraya menyuarakan deruan kasih dan sayang yang teramat dalam kepada anaknya..,


      Bagiku engkau lah ibu terbaik yang saya  punya saat ini dan nanti J  saya biasa memanggil dengan sebutan “emi “ panggilan anak kepada ibunya dalam bahasa sunda di jawa barat .setiap hari emi selalu  bangun pagi  utk shalat subuh ,tiada hentinya ia membangunkan saya untuk bergegas melaksanakan shalat subuh 2 rakaat .. terkadang saya pun tak menurutinya karna badan  ini terasa berat untuk terbangun J tiada hentinya setiap hari ia terus membangunkan saya , kesabaran dan cinta kasihnya amat saya rasakan .. sampai suatu ketika saya tersadar bahwa ini kewajiban saya untuk beribadah dan saya harus bisa melaksanakannya dengan ta’at , dari situ pun terlintas dalam benak saya tentang pengorbanan dan pengabdian emi kepada keluarga kami.. rasanya begitu lelah pasti , begitu letih pasti, begitu capek pasti.. melakukan kegiatan dan kewajiban sebagai seorang emi setiap harinya ,, tapi ia tak sedikit pun menunjukan itu di depan saya ,, ia selalu bangun pagi, menjalankan shalat subuh , mempersiapkan sarapan , membangunkan anaknya untuk bergegas shalat subuh dan mandi guna selanjutkanya menjalankan aktifitas ke sekolah , mencuci manual dengan tangan dan jemarinya  dengan papan penggilasan tradisional , memasak untuk menyambut anaknya yg pulang sekolah , menyetrika semua pakaian, melaksanakan shalat juhur , tidur siank bila ada waktu luang , bangun shalat ashar lalu bergegas mempersiapkan masakan untuk santap malam , membersihkan rumah juga .. dan alangkah malunya diri saya bila mengingat begitu luar biasanya emi J bekerja di rumah tanpa kenal lelah , tanpa kenal  letih , tanpa rasa pamrih , dan tanpa gajih , kerja 24 jam dalam sehari , tiada jamsostek , tiada lemburan ,, begitu setiap harinya aktifitas rutin emi. Kalo mengingat itu rasanya saya malu dan sedih ,, malunya karna saya belum bisa jadi anak yang bisa membanggakan emi , sedihnya karna saya masih saja merepotkan emi setiap harinya .di usia saya yang sudah menginjak 20 tahun ini saya bertekad untuk bisa menjadi mandiri, membantu pekerjaan rumah agar emi tidak begitu capek , dan saya juga sudah mulai belajar memasak dengan bantuan dan arahan dari emi J saya ingin jadi anak yang patuh , nurut , dan bisa membahagiakan emi J amin amin ya roball alamin. 
       Cinta kasihmu emi tak akan pernah sirna ,, walau dalam hembusan angin malam ,, walau diterpa hujan deras ,, walau di terjang ombang .. cinta kasihmu akan selalu abadi .. doa saya untukmu emi. Engkau lah ibu yang hebat membesarkan 5 orang anakmu dengan jemari- jemari lembut tanganmu seorang diri , tanpa baby sister/ pembantu .. strong women about meJ
 “ semoga emi sehat wal’apiat dan dalam lindungan allah.swt , dapat menyaksikan diwisuda d3 saya pada 2017 insa allah lulus tepat waktu  , dapat melihat dan merestui pernikah saya  nantinya .. walau belum ada calonya tapi berdoa dulu “

 I LOVE LOVE LOVE LOVE YOU SO MUCH AND I NEED YOU EMI <_HUGH AND KISS FOR YOU_>
 thanks you so much mom :*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar